To Live Dream Job is Not Impossible

image

15 tahun lebih bergabung di Martha Tilaar Group, tahun ini ia terpilih sebagai karyawan teladan. Perjalanan karier dan pengalamannya di Martha Tilaar Group sarat cerita penuh warna. Sudar menjadi contoh nyata bagaimana kegigihan, profesionalisme, ketekunan dan dedikasi bisa mengantarkan kita menuju kesuksesan.

Sudarno atau lebih akrab disapa Sudar pada awalnya ia bergabung di Martha Tilaar Group sebagai office boy (letter messenger) di bagian Art. Karena sering melihat dan mengamati tim Art bekerja, timbul ketertarikannya. Sadar banyak yang harus ia pelajari dan persiapkan, Sudar mengambil inisiatif belajar komputer/kursus design graphic di sebuah lembaga kursus di Rawamangun.

Ketekunan dan semangat disertai kesungguhan menerapkan filosofi DJITU (Disiplin, Jujur, Iman Kuat/Inovatif, Tekun dan Ulet), ia berhasil mendapatkan jenjang karier yang diimpikannya. Saat ini ia tergabung di tim Art sebagai Supervisor di bidang Graphic Design, Photography & Video graphy. Profesi yang menurutnya sesuai sekali dengan passion-nya. “Mungkin karena passion itu juga ya saya jadi enjoy mengerjakan semua tugas dan pekerjaan saya. Kalau menurut orang lain pekerjaan itu terlihat berat, tapi karena saya sangat mencintai pekerjaan saya, sehingga terasa ringan. Intinya sih kalau kita mencintai pekerjaan kita, seberat apapun pasti akan terasa ringan.”

Sepanjang kariernya di MTG, tak terhitung banyaknya hasil karya dan kontribusi Sudar yang menjadi saksi kesungguhannya dalam bekerja. Dari PT Martina Berto hingga semua unit bisnis MTG telah merasakan hasil karyanya. Bagi Sudar, MTG tak hanya merupakan tempatnya bekerja tapi juga belajar, menimba ilmu dan menjalin persahabatan. “MTG itu seperti miniatur kecil Indonesia dimana banyak kebhinekaan dengan adanya beragam suku, agama, bahasa tapi nggak ada konflik justru menjadi kekuatan bersama untuk membangun Martha Tilaar Group, kebersamaan juga sangat kental terasa di sini”.

Yang lebih istimewa, Di MTG Sudar merupakan salah satu orang yang berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan Dr. (H.C) Martha Tilaar dan mengabadikannya baik dalam bentuk foto maupun video, sebuah kesempatan langka yang tak dimiliki banyak orang. Tak heran jika Sudar menjuluki dirinya dengan ‘Kang Jepri’ alias Tukang Jepret Pribadi. Tidak hanya kegiatan atau event di dalam negeri, yang di luar negeri pun Sudar ikut serta,”Saya orang yang sangat beruntung di percaya manajemen bisa jalan-jalan ke luar negeri (sambil bekerja) ke Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Hongkong, dan Korea. Jarang lho orang bisa seberuntung saya,” kata Sudar. “Saya juga pernah dapat beasiswa dari perusahaan dan mengambil mata kuliah manajemen pemasaran di STIE Kampus Ungu.”

Traveling ke luar negeri dan menjadi ‘tukang jepret pribadi’ Ibu Martha bukan berarti pekerjaan Sudar selalu enak dan tanpa beban, tak sedikit pula tantangan dan kendala yang harus dihadapinya. Salah satunya saat ia mendapat tugas membuat company profile & logo Berto Extract untuk dibawa ke pameran di Jerman. Waktu yang mendekati deadline dan project baru yang harus dikerjakannya dari nol sempat menyulitkannya, namun dengan tekun menerapkan nilai DJITU dan meminta input dari atasan, project tersebut dapat diselesaikan. Berapa hari setelah event selesai, ia di panggil Ibu Martha Tilaar, beliau sangat suka akan hasil karyanya dan banyak memotivasi Sudar untuk lebih baik lagi. Bagi Sudar, hal tersebut merupakan suatu kebanggaan dan apresiasi yang tak terlupakan.

Dr. (H.C) Martha Tilaar memang merupakan sosok yang sangat menginspirasi Sudar. Menurutnya, Ibu Martha Tilaar selalu memotivasinya untuk sukses dengan nilai DJITU dan menerapkan 3C (Connect, Collaboration, Compete). Sudar meyakini, untuk sukses kita tidak bisa jalan sendiri tapi harus connect dengan orang lain atau departemen lain, serta berkolaborasi untuk memenangkan persaingan. Selain Ibu Martha, sosok lain yang istimewa bagi Sudar adalah SB. Wahyudi, orang pertama yang memberinya kepercayaan membuat desain. Kepercayaan dan support yang diberikan Mas Yudi yang menjadi penyemangat Sudar untuk terus belajar dan berkarya. Ia tidak ingin mengecewakan siapapun. Yang terpenting ia selalu ingin memberikan yang terbaik, tak hanya bagi orang-orang yang telah menginspirasi dan mendukungnya, tapi juga bagi MTG.

“Saya bersyukur sekali bisa terpilih menjadi karyawan teladan. Harapan saya, ke depannya saya bisa terus berkontribusi kepada Martha Tilaar Group melalui karya-karya baik melalui desain, foto dan video. Karena itu, di era digital ini, saya ingin mengeksplor dunia video graphy dan Digital Imaging agar bisa membuat karya yang bagus untuk brand/corporate. Kalau untuk rencana pribadi, saya ingin lebih mensejahterakan keluarga dan bisa menjadi ayah dan suami yang baik .”

Rangkaian pujian, penghargaan, apresiasi dan bakat maupun skills yang luar biasa tidak membuat Sudar besar kepala. Ia tetap sosok bersahaja nan rendah hati dan inspiratif.