BERITA & EVENT
Kolaborasi Kampoeng Djamoe Organik Martha Tilaar dengan UKRIDA Dorong Petani Melek Digital Marketing

Kolaborasi antara Kampoeng Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar dan
Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) kembali terlaksana. Pada
Selasa, 30 Juni 2026 lalu, keduanya menjalankan program pengabdian
kepada masyarakat berupa pemberian penyuluhan untuk petani di Desa
Sundawenang, Sukabumi, bertema Penyuluhan Peningkatan Nilai Jual Produk
Pertanian Melalu Pemasaran Digital Bagi Petani di Area Kampoeng Djamoe
Organik Martha Tilaar. Selain petani di sekitar wilayah KaDO, hadir juga
adik-adik SMA Taruna Nusantara yang sedang melaksanakan program kerja
magang di desa ini.
Acara penyuluhan dibuka oleh Direktur Utama
PT Martina Berto Tbk yang memayungi KaDO, yakni Bryan Tilaar, CIC,
dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
UKRIDA, Dr. Diana Frederika, serta Ketua Tim Penggerak PKK Desa
Sundawenang, Rika Sri Derma. Ada dua orang pembicara yang hadir untuk
memberi penyuluhan yaitu dr. Rintis Eko Widodo yang mendorong
peningkatan kemampuan petani di bidang digital marketing dan drg. Samuel
yang menambah wawasan pertanian lewat metode pemupukan.
Secara
spesifik, dr. Rintis menyampaikan materi terkait perluasan strategi
pemasaran hasil tani lewat media digital. Lewat presentasinya, dr.
Rintis mendorong petani agar lebih melek teknologi sehingga optimalisasi
pemasaran hasil panen dapat tercapai. Tidak hanya menyampaikan potensi
peluang pemasaran dari digital marketing, dr. Rintis juga memberi tips
sederhana agar foto produk para petani terlihat lebih menarik di media
sosial. Para peserta pun diberi waktu untuk langsung praktek foto
produk.
Sementara itu, drg. Samuel turut memberi insight seputar
metode pemupukan yang lebih efisien bagi pertanian. Menurutnya, dengan
pemilihan produk pupuk yang tepat, hasil pertanian dapat diperoleh
secara lebih maksimal dalam waktu yang relatif lebih singkat.
KaDO
Martha Tilaar sebagai fasilitator berharap, penyuluhan hasil kolaborasi
dengan UKRIDA ini dapat memberi manfaat baik bagi para petani
Indonesia, khususnya di Desa Sundawenang, Sukabumi. Salam Beautifying
Indonesia!