BERITA & EVENT
Puspita Martha International Beauty School Luluskan 700 Siswa di Event Cosmobeaute
.jpeg)
Para pelaku bisnis kecantikan tentu sudah tidak asing lagi dengan event
beauty berskala internasional, yakni Cosmobeaute. Tahun ini, Cosmobeaute
diselenggarakan di Convention Exhibition (ICE), BSD City, pada 9 - 11
Oktober 2025. Martha Tilaar Group pun kembali berpartisipasi dalam
pameran bisnis kecantikan terbesar di Indonesia ini. Selain menghadirkan
PT Cedefindo yang berpartisipasi sebagai peserta pameran dan Akademi
Bisnis Martha Tilaar (ABMT) yang mengikuti kompetisi sub-event
Cosmobeaute Indonesia 2025 yaitu Cosmobeauté Touch Championship 2025 –
Southeast Asia Massage Competition, Puspita Martha International Beauty
School juga mengambil bagian lewat acara Puspita Martha Graduation 2025
(11/10).
Mengambil tema A Journey Through Time, Puspita Martha
International Beauty School Graduation 2025 menjadi momen istimewa
karena ini merupakan acara seremoni kelulusan pertama setelah lima tahun
sempat ditiadakan. Di acara yang spesial ini, Puspita Martha
International Beauty School menorehkan prestasi dengan meluluskan lebih
dari 700 siswa dari berbagai program unggulan: School of Makeup, School
of Hairdressing, serta School of Beauty Aesthetic & Spa. Para
wisudawan berasal dari empat cabang utama—Jakarta, Bandung, Yogyakarta,
dan Surabaya—yang tergabung dalam angkatan Januari 2019 hingga 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh Dr. (HC) Martha Tilaar, Wulan Maharani
Tilaar, Direktur PT Martha Beauty Gallery – Puspita Martha International
Beauty School, dan jajaran komisarisnya.
Sebagai bagian dari
perayaan, Puspita Martha juga mengadakan pertunjukan dan pameran makeup
& hairdo bertema A Journey Through Time di Cosmobeaute yang
menghadirkan karya-karya siswa lulusannya. Dengan dua tema artistik
yang kontras namun saling melengkapi, yaitu Vienna Society dan
Darkness, siswa Puspita Martha memadukan teknik tata rias dan tata
rambut dengan elemen teater modern. Pertunjukan hari itu menjadi
panggung bagi talenta masa depan untuk menunjukkan keahlian mereka
secara langsung maupun melalui karya video, sementara pameran
menggambarkan sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri.