Miftakul Jannah Ramadhani Percaya Diri Jadi Kunci Raih Medali Emas di Asian Skills Competition 2018

Pada 31 Agustus-4 September 2018 lalu, sebanyak 44 kompetitor menjadi bagian dalam rombongan delegasi yang mewakili Indonesia untuk berkompetisi di ajang Asian Skills Competition 2018. Salah satu dari 44 kompetitor tersebut adalah Miftakul Jannah Ramadhani atau biasa dipanggil Mefta. Di bawah arahan Puspita Martha International Beauty School, perempuan berusia 20 tahun ini pun berhasil mengukir prestasi dalam bidang Hairdressing.

Pencapaian Mefta di Asian Skills Competition 2018 (ASC 2018) yang diselenggarakan di Thailand ini diawali dengan dirinya yang mengikuti tahapan kompetisi di tingkat kota, provinsi dan nasional. Ia pun kemudiaan keluar sebagai juara ketiga dari tiga besar juara terpilih yang dapat berpartisipasi dalam ASC 2018 dan mendapatkan pelatihan di Puspita Martha International Beauty School selama 1 tahun.

“Sebelum berkompetisi di ASC, kami harus mempelajari dan memahami test project dan technical deion yang di dalamnya berisi hal-hal yang boleh dan tidak boleh kami lakukan saat perlombaan. Kami juga mendalami ilmu hairdressing dan menyamakan standar langkah kerja dengan negara lainnya,” ungkap Mefta saat ditanya tentang persiapannya menjelang hari kompetisi. “Selama belajar di Puspita Martha, kami juga mendapatkan pendalaman teknik hairdressing yang lebih mendetil, ketepatan penanganan konsumen atau klien, serta kecepatan dalam melakukan langkah kerja namun tetap memperhatikan higenitas dan sanitasi,” tambahnya.   

Meski menghadapi 12 kompetitor kategori Hairdressing dari barbagai negara yaitu Thailand, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Malaysia, Mefta menghadapinya dengan positif. “Saat kompetisi, saya merasa semua teman kompetitor memiliki skill yang hebat dan cukup berat. Meski begitu, saya berusaha menghadapinya dengan keberanian dan berserah pada Tuhan. Saya berusaha tenang dalam menyelesaikan test project dan percaya pada kemampuan diri,” ujar Mefta. Dengan segala upayanya, Mefta pun berhasil membawa pulang medali emas dari ajang ASC 2018.

Berhasil memenangkan medali emas tidak lantas membuat Mefta puas, ia masih ingin terus mencari pengalaman dan mengasah talenta yang ia miliki di bidang tata rias rambut. Semoga harapan dan impian Mefta untuk menjadi hairdresser profesional dapat terwujud.