Di #TAYTB Festival 2019, Kilala Tilaar Berbagi Cerita Perjalanan Inovasi PT Martina Berto Tbk

image

“Berdirinya perusahaan Martha Tilaar Group dimulai dari mimpi. Mimpi Dr. Martha. Beliau selalu bermimpi untuk bisa mempercantik Indonesia,” ujar Corporate Creative & Innovative Director Martha Tilaar Group, Kilala Tilaar dalam presentasinya. “Mimpi ini pun beliau wujudkan dengan menanamkan prinsip DJITU dalam kinerja perusahaan yaitu Disiplin, Jujur, Inovatif/Iman, Tekun, dan Ulet,” lanjut Kilala. Hari itu (1/11), beliau menjadi salah satu pembicara dalam acara TAYTB Fest 2019 yang diadakan oleh OCBC NISP di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Dalam sesi berbagi tersebut, Kilala juga menceritakan perjalanan PT Martina Berto Tbk dalam membangun brand-brandnya, seperti Puspita Martha dan Sariayu, selama hampir 50 tahun ini. “Beauty is our passion, maka kamipun tidak berhenti berinovasi dalam mengembangkan produk-produk kosmetik kami. Kami memiliki tim RND yang melakukan riset dan penelitian. Bekerja sama dengan Clariant, kini kami telah memiliki paten produk dengan basis kearifan lokal,” jelasnya. Berangkat dari harapan untuk mengangkat karifan lokal Indonesia agar bisa mendunia, Martha Tilaar Group pun menggabungkan unsur tradisi dengan teknologi, sehingga menghasilkan inovasi di bidang kecantikan.

TAYTB sendiri merupakan singkatan dari Tidak Ada Yang Tidak Bisa, sebuah program inisiasi bank OCBC NISP yang bertujuan untk memberikan edukasi manajemen keuangan dan entrepreneurship. Selain Kilala Tilaar, festival yang digelar selama tiga hari pada 30 Oktober – 3 November 2019 ini juga menghadirkan 70 pembicara inspiratif lainnya seperti Rio Dewanto (Aktor), Alan Budikusuma  dan Susi Susanti (Atlet), Lizzie Parra (BLP Beauty), Daniel Mananta (Damn I Love Indonesia), Carline Darjanto (Cotton Ink), Altona Widjaja (OCBC NISP), dan Muhammad Kamaluddinin (PT MRT Jakarta).