Prestasi Indonesia di  Ajang WorldSkill Competitions 2019

image

WorldsSkills Competition 2019 telah berlangsung dengan sukses di Kazan, Rusia, pada 22-27 Agustus 2019 lalu. Kompetisi WorldSkill adalah kompetisi keterampilan tingkat dunia yang diadakan untuk menguji keahlian anak muda di seluruh dunia. Pada WorldSkill ke-45 ini, ada sekitar 1.300 profesional muda dari 63 negara dan wilayah yang bersaing memperebutkan medali dalam 56 bidang keterampilan.Dari Indonesia sendiri, ada 36 kontingen yang ikut bersaing dalam ajang ini. 

Bersama para kontingen tersebut, ada Mifta dari SMKN 3 Malang dan Cahya dari SMK 27 Jakarta mewakili Indonesia dalam bidang Hairdressing dan Beauty Aesthetic. Keduanya lulus seleksi Nasional sekaligus secara khusus mendapatkan pelatihan dari Puspita Martha International Beauty School. Selama satu tahun, Mefta mendapatkan pelatihan langsung dari Pingkan Tilaar selaku expert di bidang Hairdressing dan Cahya mendapatkan pelatihan dari Tutut Angeng Kardianti yang merupakan expert di bidang beauty aesthetic. Keterlibatan Puspita Martha dalam pelatihan kontingen WorldSkill di dua bidang ini merupakan kepercayaan yang diberikan langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sebelum diberangkatkan ke Russia, Presiden Joko Widodo sempat menerima delegasi dan para peserta kompetisi WorldSkill 2019 di Istana Negara. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan dukungan penuh kepada para kontingen dan optimis bahwa para talenta dan profesional muda Indonesia mampu bersaing dan memiliki keahlian yang tidak kalah dengan SDM dari negara lain. “Saya sangat mendukung dan optimistis bahwa kita memiliki kesempatan untuk memiliki SDM, memiliki human capital, yang bisa kita banggakan dan berguna bagi negara,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip dari halaman www.setpres.setneg.go.id.

Benar saja, karena kontingen Indonesia berhasil memperoleh beberapa medali. Bersama 14 kontingen lainnya, Mefta berhasil menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang menerima Medallion for Excellence. Pencapaian ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan bagi Indonesia dan Puspita Martha. Selamat!