Dr. Martha Tilaar Berbagi Pengalaman Beautypreneur di Lapas Wanita Tangerang

image

Ingin terus memotivasi perempuan Indonesia agar dapat memberdayakan dirinya, Dr. Martha Tilaar hadir sebagai pembicara di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang yaitu Silaturahmi Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS Pusat). Acara rutin yang selalu dilaksanakan setiap dua bulan sekali ini dihadiri oleh para perempuan yang bekerja di Lembaga Pemasyarakatan dan para istri dari staf Lembaga Pemasyarakatan. Selain dihadiri oleh Dr. Martha Tilaar sebagai pembicara, Miranda Goeltom, Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, juga menjadi pembicara pada kesempatan tersebut.

 

IMT-Lapas-Tangerang web-3

 


Pada sesi awal, Miranda Goeltom berbagi wawasan tentang kiat-kiat menjalankan usaha kecil dan menengah, serta aspek penting dalam memulai sebuah usaha. “Dalam memulai sebuah usaha, penting untuk memiliki passion dan keseriusan. Mulailah berbisnis dengan sesuatu yang Anda sukai, dan yang tak kalah penting adalah tidak ada bisnis yang sukses sebagai sambilan, harus ada target,” ujar Miranda Goeltom.

Usai Miranda Goeltom, Dr. Martha Tilaar pun berbagi pengalaman seputar bisnisnya yaitu tentang beautypreneurship. Pada sesi ini, pendiri Martha Tilaar Group ini berkisah tentang awal perjuangannya merintis usahanya, tentang salon pertamanya yang didirikan di garasi rumah orangtuanya, hingga perjuangannya menciptakan produk-produk kosmetika berkualitas. “Kita begitu kaya akan kebudayaan dan kekayaan alam, sehingga kita memiliki banyak potensi. Entrepreneur di Indonesia masih sangat sedikit, hanya sekitar 0,14%, padahal seharusnya jumlah entrepreneur adalah 2% dari jumlah populasi,” ungkap DR. Martha Tilaar dalam materinya.

Menurut Dr. Martha Tilaar, kaum perempuan harus pintar memberdayakan dirinya, jangan sampai ketidakmandirian membuat perempuan mudah terdesak dan menjadi lemah. “Sejak dini, arahkan anak-anak perempuan pada potensi-potensi diri yang dimiliki. Kita harus memulai dari diri sendiri,” ujarnya. Melalu acara ini, diharapkan para perempuan Indonesia khususnya para anggota PIPAS Pusat lebih termotivasi untuk memberdayakan dirinya dan memulai usaha kecil yang dapat membantu memajukan roda perekonomian keluarga.