Inilah KamiMartha Tilaar Group

Martha Tilaar Group dimulai dari salon kecantikan kecil yang didirikan oleh DR. (H.C.) Martha Tilaar di garasi berukuran 4x6 meter pada tahun 1970. Pada tahun 1981, perusahaan bernama PT. Martina Berto didirikan oleh Dr. HC. Martha Tilaar, (almarhum) Pranata Bernard, dan Theresa Harsini Setiady, mendirikan pabrik modern pertama di Jl. Pulo Ayang No. 3, Pulogadung Industrial Estate, yang memproduksi kosmetik dan obat herbal dengan merek "Sariayu-Martha Tilaar" untuk pertama kalinya. Pada tahun 1986, Perusahaan mendirikan pabrik modern kedua di Jl. Pulo Kambing, Kawasan Industri Pulogadung ("Pabrik Pulo Kambing").

Read more

Apa yang sudah kami lakukan#BeautifyingIndonesia

Martha Tilaar Group telah mengembangkan manajemen branding korporasi dengan menganggap Martha Tilaar sebagai "home brand merek", dari mana nama NET - I3 muncul. NET adalah singkatan dari Natural, Eastern, Technology; I3 singkatan dari Icon, Innovation and Institution.

Read more

Latest postsWhat's new?

image

Samuel Pranata Bicara Seputar Pemberdayaan Perempuan dalam Pertemuan UN Global Compact Leaders Summit ke-20

Memasuki tahun ke-20, UN Global Compact kembali menyelenggaralan UN Global Compact Leaders Summit. Berbeda dari tahun sebelumnya, terkait dengan pandemic Covid-19, forum internasional inipun diselenggarakan secara virtual pada 15-16 Juni 2020 lalu.  Dalam forum ini, UN Global Compact Leaders Summit menghadirkan pembicara-pembicara dari kalangan pebisnis, pemerintahan, akademisi hingga masyarakat. Nama-nama seperti Al Gore (Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat), Lise Kingo CEO & Direktur Eksekutif UNGCN, Sanda Ohiambo Direktur UNGCN, Sekjen PBB Antonio Guteres, hingga CEO Unilever Paul Polman hadir dalam forum tersebut. Manjadi bagian pada rangkaian acara UN Global Compact Leaders Summit, Samuel Pranata selaku Strategic Planning Director Martha Tilaar Group turut hadir dalam forum virtual ini.

Read more

image

Pemanfaatan Lahan Sebagai Penyangga Kemandirian Pangan di Era New Normal

Pandemik Covid-19 menimbulkan krisis di berbagai aspek kehidupan, salah satunya di bidang ekonomi yang pada akhirnya mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pangan. Agar tidak berkepanjangan dan berdampak pada kesehatan, diperlukan strategi untuk menghadapinya. Sebagai upaya dalam mengedukasi masyarakat, Rabu lalu (10/06), Starborn Chemical menyelenggarakan webminar berjudul “Pekarang Sebagai Penyangga Kemandirian Pangan dan Kesehatan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19”.

Read more

image

Wulan Tilaar hingga Susi Pudjiastuti berbagi Kiat Pertahankan Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19

Hari ini, Kamis (4/06), United Nation Development Program (UNDP) Indonesia bermitra dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai National Focal Point Business and Human Rights, Indonesia Global Compact Network (IGCN), Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan QLUE Smart City menyelenggarakan seri webinar mingguan tentang keterlibatan sektor swasta untuk respons Covid-19.

Read more

Our Unit BusinessOur Unit Business